Pagi itu, ketika langit masih meronakan warna merah muda kebiru-biruan, dan matahari masih enggan menampakan dirinya.
Aku diberikan 'hadiah' oleh semesta.
Disaat dan untuk pertama kalinya, aku dan kau, kita pada akhirnya bisa saling berjabat tangan, mata kita saling bertemu lalu sama-sama melemparkan senyum.
Walaupun hanya sedetik.
Buatku, rasa bahagia itu sudah cukup untuk selamanya.
Terima kasih ya.
0 komentar:
Posting Komentar